Jumat, 13 Februari 2015

Bolehkah Aqiqah setelah dewasa?

Filled under:

 
Dari Anas bin Malik mengatakan bahwa Rosulullah SAW mengaqiqahi dirinya sendiri paska terutusnya Beliau (kurang lebih 40 tahun) 
Sementara mengenai pelaksanaan aqiqah ketika sudah dewasa, Imam Ahmad dan Imam Ibnu Qudamah berpendapat bahwa ketika sudah dewasa sebagaimana dinyatakan Imam Hasan Bashri dan imam asy-Syafi’i bahwa tetap dianjurkan beraqiqah meskipun telah dewasa.Mengingat, “yang terlahir tetap tergadaikan” hingga ia diaqiqahkan. Pendapat ini juga dipilih oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz dengan alasan keumuman anjuran hadits tersebut di atas. Selain itu, saya melihat bahwa di antara substansi aqiqah adalah bentuk syukur kepada Allah dan media berbagi dengan sesama.
Saudaraku karena Allah…
Seperti yang kita ketahui  bahwa hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkadah, demikian menurut jumhur ulama.  Di antara hadits mengenai anjuran aqiqah adalah, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelih pada hari ketujuh, dicukur, dan diberi nama.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)