Selasa, 09 Mei 2017

bagaimana aqiqah setelah dewasa dan telah menikah

Filled under:

ini yang banyak orang belum begitu faham bagaimana aqiqah setelah dewasa dan telah menikah
apakah boleh dilakukan ?

 kalau kita merujuk oleh apa yang dikatakan salah seorang sahabat Nabi SAW yang bernama Anas bin Malik bahwa :"Nabi mengaqiqahi diri Nabi sendiri setelah terangkatnya Beliau menjadi seorang utusan"
Nabi SAW diangkat menjadi seorang Rosul ketika berumur 40 tahun & waktu itu Nabi telah memiliki istri yang bernama Khodijah.jadi dengan merujuk pada ucapan Anas tersebut terdapat sunah fi'liyah atau sunah yang dicontohkan oleh Beliau meskipun Nabi SAW mengatakan bahwa aqiqah dilaksanakan pada hari ke 7 dari kelahiran bayi.ini yang disebut dengan sunah qouliyah atau sunah yang terucap oleh lisan nya Rosulullah SAW.

ada sebuah pendapat bukankah aqiqah itu adalah kewajiban orang tua terhadap anaknya,namun ada sebuah fikih yang menjelaskan bahwa ada anak itu karena ada orang tua,tanpa orang tua,anak tidak akan pernah ada di muka bumi ini,karena sudah menjadi ketetapan dari Allah bahwa dengan menikah akan memiliki keturunan,kecuali Nabi Isa AS yang terlahir tanpa Ayah & Nabi Adam AS yang terlahir tanpa Ayah & Ibu.
Maka sebagai anak,sudah sepantasnya untuk berbuat baik terhadap kedua orang tuanya dengan cara berbakti membantu meringankan beban orang tua.Dulu ketika kita masih kecil,mungkin orang tua kita belum mampu mengaqiqahkan kita,dan sekarang giliran kita telah mampu untuk aqiqah,kita ikrarkan aqiqah kita dengan memberikan bantuan kepada orang tua kita dalam rangka mengaqiqahkan diri kita,menurut beberapa fikih ulama itu diperbolehkan dan sama sekali tidak menyalahi syariat islam

mengenai perkataan Anas apakah dapat dijadikan sebagai landasan hukum?
mengenai itu penjelasan sebagian ahli ilmu,bahwa ;

1.Nabi pernah menyuruh umatnya untuk mengikuti para khlifah(kepemimpinan setelah Nabi SAW),lalu sahabat(ulama yang pernah hidup berbarengan dengan Rosulullah SAW semasa hidup,yaitu orang orang yang dekat dengan Nabi SAW),lalu tabi'in(generasi setelah sahabat) kemudian tabi'ut tabi'in(generasi setelah tabi'in)
2.Anas termasuk ahli ilmu yang meriwayatkan banyak sekali hadist dari Nabi SAW karena memang berpuluh tahun lamamnya Beliau mengikuti kemanapun Nabi SAW pergi,bahkan Anas termasuk orang yang ditunjuk sebagai Mukatib atau juru tulisnya Nabi SAW atau dalam perkantoran disebut sekretaris.bahkan dalam sebuah riwayat Anas mengatakan selama 10 tahun melayani Nabi SAW tidak pernah sekalipun mendengar Nabi berkata kata yang jelek,itu menunjukkan Anas bin Malik tahu betul kesehariannya Nabi SAW

Jadi kalau kamu sudah menikah & belum aqiqah semasa kecil,maka segeralah aqiqah,buktikan bahwa kamu adalah anak yang berbakti
semoga bermanfaat