--------------------------------> Proses Aqiqah di Aqiqah Plus <------------------------------

Jumat, 30 Juni 2017

aqiqah dengan kambing betina apakah sah

Filled under:

aqiqah dengan kambing betina apakah sah
banyak sekali beredar opini dimasyarakat bahwa syarat kambing untuk aqiqah harus dengan kambing jantan yang bertanduk dan lain sebagainya,karena mereka menganggap bahwa kambing itu nanti akan dinaiki di surga,jadi harus yang kuat kambingnya,dipilihlah kambing jantan,dan bukan kambing betina
Lalu aqiqah dengan kambing betina apakah sah ?

Silakan baca penjelasan di bawah ini;

a.    Bolehnya aqiqah dengan kambing betina berdasarkan sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa aalihi wa sallam dari hadits Ummu Kurz al-Ka’biyyah rodhiyallohu anha, ketika ia bertanya kepada Rosululloh tentang aqiqah, beliau menjawab:
عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الأُنْثَى وَاحِدَةٌ لاَ يَضُرُّكُمْ ذُكْرَانًا كُنَّ أَوْ إِنَاثًا         
“Bagi anak laki-laki 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan seekor kambing, tidak memudhorotkanmu apakah kambing itu jantan atau betina.”(Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam “adh-Dhohaya” (2835), at-Tirmidzi dalam “al-Adhohiy” (1516), an-Nasa’i dalam “al-Aqiqah” (4218))
Hadits ini menunjukkan bahwa aqiqah dengan kambing betina boleh
yang penting kambing tersebut tidak sedang hamil atau mengandung anak dan juga tidak sedang menyusui,karena masih sangat dibutuhkan oleh anaknya

b.    Kifayatul Akhyar juz II hal. 236 :

وَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ فَرْقَ فِي اْلإِجْزَاءِ بَيْنَ اْلأُنْثَى وَالذَّكَرِ إِذَا وُجِدَ السِّنُّ الْمُعْتَبَرُ، نَعَمْ الذَّكَرُ أَفْضَلُ عَلَى الرَّاجِحِ، لأَنَّهُ أَطْيَبُ لَحْماً.

Artinya :
“Ketahuilah, bahwa dalam kebolehan dan keabsahan qurban/aqiqah tidak ada perbedaan antara ternak betina dan ternak jantan apabila umurnya telah mencukupi.
Dalam hal ini memang ternak jantan lebih utama dari pada ternak betina karena jantan itu lebih lezat dagingnya”.(Kifayatul Akhyar juz II hal. 236)

Berdasarkan fatwa tersebut, kita fahami bersama bahwa ternak betina dan ternak jantan itu sama-sama boleh dan sah digunakan untuk qurban maupun untuk aqiqah.tidak ada perbedaan diantara keduanya


c.    Sedangkan yang berkaitan dengan ketentuan jumlah kambingnya, untuk bayi laki-laki sunahnya dua  ekor kambing dan bayi perempuan sunahnya satu ekor kambing. Ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing". [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Ketentuan kambingnya disini tidak dijelaskan jenisnya, harus jantan atau boleh juga betina.

Namun para ulama menyatakan, bahwa kambing aqiqah sama dengan kambing qurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat.

Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan atau betina.
 Oleh karena itu, kata syah (شَاةٌ ) dalam hadits di atas, menurut bahasa Arab dan istilah syari’at mencakup kambing atau domba, baik jantan maupun betina.
Tidak ada satu hadits  yang mensyaratkan jantan dalam hewan qurban. Pengertian syah (شَاةٌ) dikembalikan kepada pengertian syariat dan bahasa Arab.
(lihat keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarah Nadzmu Waraqat, hlm. 89-90)


Kesimpulan;
aqiqah dengan kambing betina apakah sah
jawabannya adalah sah....