--------------------------------> Proses Aqiqah di Aqiqah Plus <------------------------------

Senin, 05 Juni 2017

aqiqah mandiri dengan biaya sendiri

Filled under:

seperti yang kita tahu bahwa aqiqah adalah tanggung jawab orang tua,namun bolehkah kita aqiqah mandiri dengan biaya sendiri saat kita telah mampu membiayai aqiqahnya sendiri ?

jawabnya adalah boleh,apa alasannya?
simak penjelasan berikut ini;

Rosulullah SAW mengaqiqahi diri Rosulullah sendiri pasca terangkatnya beliau menjadi seorang utusan.saat itu Beliau berumur 40 tahun dan telah memiliki istri.karena kebetulan Syariat aqiqah tersebut memang muncul setelah Nabi diangkat menjadi seorang Rosul atau seorang utusan.ini menurut persaksian Anas bin malik.yang mana Anas adalah orang kepercayaannya Rosulullah,yang ditunjuk sebagai seorang juru tulis.kemana mana selalu ikut pada Rosulullah SAW.sampai puluhan tahun lamanya

Bukankah Rsoulullah SAW mengatakan bahwa aqiqah dilaksanakan pada hari ke tujuh nya dari kelahiran bayi?
iya itu memang benar,ini yang disebut sunah qouliyah atau sunah yang tersampaikan melalui lisannya Rosulullah SAW,adapun aqiqah yang dikerjakan setelah dewasa seperti yang telah Rosulullah SAW kerjakan itu yang disebut dengan sunah fi'liyah atau sunah yang tersampaikan melalui perilaku amalan Beliau.

nah adapun aqiqah dengan biaya sendiri itu tidak masalah,mau pakai biaya dari orang tua atau biaya mandiri tidak ada persoalan.karena anak itu ada karena orang tua,lalu hasil kerja anak,orang tua juga berhak.bahkan jika diminta semua hasil kerja anak itu hak dari orang tua.tapi tidak ada orang tua solih yang setega itu meminta semua hasil kerja anaknya sendiri....
dahulu saat masih kecil orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah kita ,sekarang saatnya kita membalas budi baik orang tua kita,tunjukkan bahwa kita adalah anak yang berbakti...
meskipun pakai uang kita,kita ikrarkan untuk melaksanakan aqiqah kita dan biayanya kita niatkan sedekah untuk orang tua,itu tidak masalah.tidak ada ulama yang membantahnya.dan hal tetsebut tidak menyalahi pada sunah.karena Rosulullah SAW pernah mempraktekkannya.padahal kita tahu bahwa Rsoulullah SAW adalah seorang yatim piatu sejak kecil.Beliau diasuh oleh pamannya sejak kecil

kira kira dahulu waktu masih kecil sudah aqiqah atau belum ?
jika belum,tidak ada salahnya melaksanakan aqiqah untuk diri kita jika memang kita mampu dan tidak ada halangan dalam hal rezeki.batunlah orang tua kita untuk melaksanakan tanggung jawabnya sebagai orang tua dalam kaitannya aqiqah kita.dengan kita melaksnakan aqiqah kita membuktikan kepada Allah bahwa kita adalah anak yang berbakti,kita adalah anak yang taat pada agama,kita adalah anak yang bersyukur,kita adalah anak yang dekat dengan Allah.
dengan demikian,do'a kita,syafaat kita,do'a ampunan kita,pahala membaca Alqur'an kita,bisa kita persembahkan untuk kedua orang tua kita,orang yang telah memperantarai kita ada di dunia ini.jasa mereka yang tak dapat dibalas dengan apapun di dunia ini.setidaknya kita telah sedikit membalas jasa mereka karena telah merawat dan menjaga kita sejak kecil hingga dewasa,yang mengajarkan banyak hal kepada kita,cara berbicara,cara berperilaku,cara membaca,cara bersikap,cara menyembah Tuhan,cara beribadah,dan sebagainya
semoga bermanfaat