--------------------------------> Proses Aqiqah di Aqiqah Plus <------------------------------

Rabu, 20 Desember 2017

bolehkah ibu hamil diurut

Filled under:

bolehkah ibu hamil diurut

Relaksasi merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh semua orang untuk membuat pikiran dan tubuh menjadi segar kembali. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk relaksasi, salah satunya adalah dengan dipijat.
Saat ini, mommy mungkin sering mendengar tentang pijat perut untuk mommy yang sedang hamil. Pertanyaannya adalah apakah cara ini memang diperlukan dan apa manfaat yang bisa didapat dari pijat perut ini?
Banyak Manfaat
Sebenarnya pijat perut ibu hamil mempunyai banyak manfaat yang bisa didapat. Pertama adalah membetulkan letak bayi yang tidak benar yang salah satu penyebabnya gerakan bayi selama dalam kandungan. Banyak kasus proses persalinan berjalan dengan sangat sulit bahkan berbahaya karena posisi bayi yang tidak normal. Proses pemijatan pada bagian perut dapat memecahkan masalah ini.
Selain itu, pijat perut juga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah yang menuju perut. Hal ini sangat diperlukan karena otot-otot bagian perut dan pinggang adalah otot-otot yang diperlukan untuk menopang janin dan membawa janin saat Mommy yang sedang hamil bepergian.
Dengan melakukan pemijatan, maka, otot-otot ini dapat direlaksasi dan menghilangkan kelelahan pada otot yang dapat mengakibatkan cedera.
Pemijatan pada perut Mommy yang sedang hamil juga berguna untuk kesehatan kulit. Karena kulit tertarik dan meregang seiring pertumbuhan janin didalam perut Mommy, maka, pemijatan dapat sekali lagi merilekskan bagian perut tersebut. Sehingga, kulit dapat kembali lentur yang juga akan dapat mencegah terjadinya bekas selulit saat selesai persalinan.
Perlu Diperhatikan
Memang pijat perut untuk Mommy yang sedang hamil mempunyai banyak manfaat, akan tetapi, banyak dokter yang tidak menyarankan, bahkan melarang proses ini. Dikhawatirkan bila dilakukan pemijatan pada area perut yang membesar akibat kehamilan bisa mempengaruhi janin yang berada didalamnya. Mulai dari kecacatan pada bentuk fisik bayi sampai akibat paling berbahaya adalah kematian pada bayi.
Oleh karena itu, sebelum Mommy yang sedang hamil melakukan pemijatan perut, sebaiknya konsultasi kehamilan pada dokter kandungan dan juga mencari profesional yang benar-benar terlatih dan berpengalaman dalam bidang ini agar meminimalisir risiko.
Selain itu, usia kehamilan Mommy juga sangat penting. Sekali lagi agar tidak meng hadapi masalah saat dilakukan pemijatan perut, maka usia kehamilan yang tepat adalah 5 bulan atau lebih. Pada saat itu, janin sudah kuat.
Bila terjadi kontraksi atau ruam pada kulit, proses pemijatan ini juga seharusnya dihentikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pada dasarnya, pijat perut tidak harus dilakukan.
Memang ada beberapa manfaat, akan tetapi bila mommy khawatir maka lebih baik mencari lebih banyak informasi kehamilan untuk berbagai banyak cara lainnya yang lebih aman dan mungkin memberikan manfaat yang sama atau lebih dari yang bisa kita didapat dari pijat perut mommy yang sedang hamil.
Teknik Memijat yang Sesuai

Umumnya pijat ibu hamil akan berlangsung selama satu jam. Sebagian spa atau tempat pijat khusus ibu hamil memiliki kursi atau tempat tidur khusus. Sebab, pijat ibu hamil biasanya akan dilakukan dalam berbagai posisi, seperti duduk, setengah berbaring, atau berbaring ke samping.
Pemijat ibu hamil biasanya sudah dilatih untuk memahami bagian tubuh mana yang seringkali terasa tidak nyaman. Meski demikian, jika ibu hamil merasa tidak nyaman atau merasa bagian tubuh tertentu perlu pijatan ekstra, dianjurkan langsung mengatakan hal tersebut.
Terdapat beragam jenis tipe pijat ibu hamil, seperti pijat jaringan dalam yang menekan dalam hingga ke otot, atau pijat Swedia dengan tekanan yang cukup panjang ke arah otot dan sendi yang aktif. Selain itu, teknik pijat hamil yang umum ditemukan yaitu Shiatsu dengan penekanan dan pijatan pada titik akupresur untuk menstimulasi energi alami.
Berbagai teknik ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi tubuh ibu hamil, seperti mencegah sumbatan darah di bagian kaki karena peningkatan aliran darah yang dialami ibu hamil. Sebagian pemijat, hanya akan menyentuh bagian perut dengan sangat ringan atau tidak sama sekali.
Meski tergolong aman, pijat ibu hamil harus tetap memperhatikan beberapa hal seperti:
§  Segera katakan jika ibu hamil merasa tidak nyaman. Bantal ekstra kemungkinan dapat membantu posisi lebih bersahabat.
§  Perhatikan minyak esensial atau aromaterapi yang digunakan selama pemijatan. Pilih sesuai selera dan tanyakan ulang mengenai keamanan minyak esensial yang digunakan.
§  Sedapat mungkin hindari dari perawatan yang memanfaatkan panas, seperti sauna, kolam air panas, mandi uap, dan lain sebagainya. Hanya gunakan suhu tidak lebih dari 32 derajat Celcius untuk menghindari pemanasan berlebihan.
Perhatikan usia kehamilan yang tepat sebelum melakukan pijat ibu hamil. Kemudian, pilih lokasi dan pemijat yang profesional dan berpengalaman. Jika memiliki kondisi khusus saat hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

http://prenagen.com/pijat-perut-ibu-hamil-bermanfaatkah

http://www.alodokter.com/fakta-tentang-manfaat-pijat-ibu-hamil