Sabtu, 20 Januari 2018

Ibu hamil kurang darah

Filled under:

Ibu hamil kurang darah
Penyebab Ibu Hamil Kurang Darah
Ketika hamil maka ibu membutuhkan pasokan jumlah darah yang lebih banyak atau bahkan dua kali lebih banyak dibandingkan ibu yang tidak hamil. Darah menjadi sangat penting karena janin juga membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi yang melewati darah sampai plasenta. Karena itu ketika ibu hamil sering sakit kepala atau mudah lelah. Semua itu disebabkan ketika jumlah darah atau sel darah merah dalam tubuh ibu hamil menurun dengan cepat. Tapi apa saja yang menjadi penyebab ibu hamil kurang darah? Simak informasinya berikut ini.
1.     Tubuh kekurangan zat besi
Ketika tubuh ibu hamil kurang zat besi maka bisa menyebabkan sel darah merah ibu hamil akan terus menurun. Sel darah merah sangat penting untuk membentuk hemoglobin yang kemudian menjadi protein dalam darah. Hemoglobin memiliki fungsi untuk membawa oksigen ke semua bagian tubuh. Jika sudah seperti ini maka kekurangan zat besi akan menyebabkan ibu hamil terkena anemi
2.     Ibu hamil kekurangan asam folat
Asam folat sangat penting untuk ibu hamil karena bisa membantu janin mendapatkan nutrisi. Kemudian asam folat juga bisa mencegah janin agar tidak terkena cacat tabung syaraf. Asam folat sangat penting untuk mendukung sel darah merah yang sehat dan membantu sel baru dalam tubuh. Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil sangat tinggi sehingga ketika kekurangan asam folat maka bisa menyebabkan anemia. Anemia akibat kurang asam folat juga bisa menyebabkan ibu melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah.
3.     Ibu hamil kurang vitamin B12
Tubuh ibu hamil membutuhkan vitamin B12 agar bisa membantu proses pembentukan sel darah merah. Ketika ibu hamil tidak mendapatkan vitamin B12 yang cukup maka bisa menyebabkan sel darah merah tidak terbentuk dalam jumlah yang cukup. Akibatnya tubuh ibu akan kekurangan darah dan menjadi sangat mudah lelah. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 maka ibu bisa mengkonsumsi daging unggas, produk susu, telur dan semua sumber makanan dari daging. 
4.     Ibu mengandung anak kembar
Ketika ibu hamil mengalami kehamilan kembar maka ibu juga bisa mengalami kekurangan darah. Ini terjadi ketika tubuh ibu memang membutuhkan darah dalam jumlah yang lebih banyak. Ada dua janin yang membutuhkan nutrisi dari darah ibu sehingga ibu bisa menjadi lebih mudah lemah. Karena itu nutrisi untuk kehamilan kembar memang harus lebih banyak.
5.     Jarak kehamilan yang dekat
Mengatur jarak kehamilan dengan KB memang sangat baik untuk ibu hamil. Namun terkadang beberapa ibu memang tidak mau menggunakan KB atau memang memiliki rencana hamil berdekatan. Kehamilan yang berdekatan bisa menyebabkan ibu mengalami anemia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh ibu tidak bisa mendapatkan darah merah yang cukup sehingga mengalami kekurangan darah. 
6.     Morning sickness yang parah
Kehamilan bisa menyebabkan ibu mengalami morning sickness. Morning sicknes bisa menyebabkan ibu mengalami mual dan muntah yang sangat parah. Hal ini terjadi karena hormon dalam tubuh ibu hamil mengalami lonjakan atau tidak seimbang. Kondisi ini akan membuat tubuh ibu tidak bisa mendapatkan nutrisi yang cukup, termasuk untuk zat besi, asam folat atau vitamin B12. Hal  inilah yang menyebabkan ibu mengalami anemia yang parah.
7.     Tubuh ibu tidak bisa menyerap zat besi
Tubuh ibu hamil yang mengalami kelainan akibat tidak bisa menyerap besi maka juga bisa mengalami kekurangan darah. Hal ini terjadi ketika ibu sudah mendapatkan asupan zat besi termasuk dari suplemen atau bahan makanan tapi tetap tidak bisa menyerap dengan baik. Kelainan akibat masalah ini juga bisa menyebabkan gangguan terhadap janin.
8.     Tubuh ibu tidak mampu membentuk sel darah merah
Saat tubuh ibu hamil tidak mampu membentuk sel darah merah yang sesuai maka bisa menyebabkan tubuh ibu kekurangan sel darah merah. Hal ini bisa terjadi ketika memang tubuh ibu tidak memiliki kemampuan untuk membentu sel darah merah. Jumlah hemoglobin dalam tubuh ibu juga akan terus berkurang sehingga bisa menyebabkan anemia aplastik.
9.     Ibu mengalami umur eritrosit yang pendek
Ketika sel darah merah dalam tubuh ibu hancur dalam waktu yang cepat maka bisa menyebabkan eritrosit dalam tubuh ibu menjadi sangat pendek. Bagian sum sum tulang belakang ibu hamil menjadi tempat untuk menghancurkan sel darah merah. Kemudian ketika sel darah merah semakin banyak yang hancur maka ibu bisa mengalami anemia yang parah, dan akibatnya tubuh ibu kurang darah.

10.  Ibu hamil mengalami pendarahan
Beberapa ibu hamil memang bisa mengalami pendarahan akibat kondisi janin atau memang terkena gangguan kehamilan yang lain. Pendarahan bisa menyebabkan tubuh ibu langsung mengalami kurang darah. Pendarahan pada ibu hamil bisa sangat berbahaya karena memicu gangguan pada janin dan ibu hamil. Pendarahan pada ibu hamil juga bisa menyebabkan resiko keguguran atau bayi meninggal dalam kandungan.
11.  Ibu hamil sering mimisan
Saat hamil maka tubuh ibu mengalami kenaikan hormon yang sangat tinggi. Kenaikan hormon yang tinggi bisa menyebabkan bagian dalam hidung ibu menjadi lebih kering atau sering flu. Kondisi ini yang kemudian juga menyebabkan pembuluh darah kapiler pada hidung mudah pecah. Akibatnya ibu akan sering mimisan dan pendarahan hidung. Kemudian bisa berkembang lebih cepat dan memicu ibu hamil kurang darah.
12.  Ibu hamil terkena ambeien hingga pendarahan
Penyakit ambeien pada ibu hamil memang sering terjadi karena ibu hamil sering sembelit. Akibat perubahan hormon yang sangat besar maka ibu bisa mengalami gerakan usus yang sulit dan membuat ibu hamil sulit BAB. Jika terus terjadi maka ambeien pada ibu hamil menjadi lebih parah dan kemudian bisa menyebabkan pendarahan yang kemudian memicu ibu hamil kurang darah.
13.  Ibu hamil kurang nutrisi
Ketika ibu hamil kekurangan nutrisi maka kondisi kesehatan ibu hamil akan menurun dengan cepat. Kondisi ini kemudian menyebabkan semua nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi tidak cukup banyak. Kurang nutrisi bisa merusak sistem metabolisme dalam tubuh ibu sehingga ibu bisa mengalami anemia yang memicu kurang darah. Kondisi ini sering terjadi pada ibu hamil yang mengalami kehamilan kembar. 
14.  Ibu hamil kurang protein hewani
Beberapa ibu hamil yang tetap menjadi vegetarian dan tidak mengkonsumsi produk protein hewani juga bisa mengalami kurang darah. Sementara itu semua jenis makanan yang mengandung protein hewani bisa membuat produksi sel darah merah akan meningkat. Hal ini bisa menyebabkan ibu tidak bisa menyerap zat besi dengan baik, akibatnya maka ibu akan kekurangan darah.

15.  Ibu hamil yang tetap diet
Ibu hamil umumnya memang mengalami kenaikan berat badan. Semua itu sangat penting untuk menjaga nutrisi untuk ibu dan bayi dalam kandungan. Namun beberapa ibu hamil tidak mau mengalami kenaikan berat badan sehingga tetap melakukan diet. Diet pada ibu hamil bisa sangat buruk karena bisa membuat tubuh ibu kekurangan nutrisi. Hal ini sangat berbahaya untuk ibu hamil karena ibu bisa kurang nutrisi dan kurang darah.
16.  Ibu hamil menggunakan obat tertentu
Ketika ibu hamil sakit maka ibu bisa menggunakan beberapa jenis obat yang sudah aman untuk ibu hamil. Namun beberapa obat bisa menyebabkan tubuh ibu hamil tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik. Dampaknya sangat buruk karena ibu hamil akan kekurangan darah. Beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan tubuh ibu hamil kurang zat besi termasuk seperti obat maag, obat ibuprophen dan juga aspirin. Karena itu semua penggunaan obat untuk ibu hamil sebaiknya memang harus dilakukan dengan persetujuan dokter.
Itulah semua penyebab ibu hamil kurang darah. Semua ibu hamil bisa mengalami kondisi tersebut sehingga memang sangat berbahaya. Untuk mencegahnya maka cukupi asupan gizi untuk ibu hamil dan lakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.

https://hamil.co.id/kehamilan/kesehatan-bumil/penyebab-ibu-hamil-kurang-darah