--------------------------------> Proses Aqiqah di Aqiqah Plus <------------------------------

Kamis, 22 Maret 2018

ciri bayi sehat dan cerdas serta pintar

Filled under:

ciri bayi sehat dan cerdas serta pintar


Bayi yang sehat, cerdas, dan ceria adalah permata hati bagi orangtuanya, terutama buat bunda yang sudah mengandungnya selama sembilan bulan dan melahirkannya ke dunia. Namun, adakalanya orangtua belum mengenali ciri-ciri bayi sehat dan normal pada buah hatinya. Padahal, mengetahui ciri-ciri bayi sehat sangat penting, agar orangtua bisa segera menangani jika ditemukan tanda-tanda tidak normal pada bayinya.
Di bawah ini akan kami rangkum ciri-ciri bayi sehat dan normal menurut standar umum. Namun, perlu bunda catat, tumbuh kembang bayi berbeda antara satu dengan yang lain. Meskipun saudara kandung atau kembar sekalipun, tahap perkembangan keduanya tidak bisa disama ratakan.
Tiap bayi memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Jadi bunda tidak perlu cemas jika indikator bayi sehat di bawah ini kurang sesuai dengan bayi bunda. Selama si kecil tetap aktif, ceria, dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, bunda tidak perlu khawatir.
Berikut ini ciri-ciri bayi sehat, normal dan cerdas.
Ø  Tangisannya keras dan nyaring
Saat baru lahir, bayi segera menangis atau menangis setelah beberapa saat. Tangisannya pun keras dan nyaring, dengan bibir yang terbuka cukup lebar. Tangisan pertama bayi dapat melonggarkan saluran pernapasannya sehingga berfungsi dengan baik.
Ø  Seluruh tubuh lengkap sempurna
Seluruh organ tubuh bayi lengkap dan sempurna, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, tak terkecuali lubang hidung, lubang telinga, anus, dan organ kemaluan.
Ø  Berat badan lahir normal
Bayi dilahirkan dengan berat badan sesuai atau di atas angka normal. Berat badan lahir normal untuk bayi perempuan adalah 2,5 kilogram, sedangkan laki-laki 2,7 kilogram.
Ø  Warna kulit bayi kemerahan
Warna kulit bayi sedikit kemerahan. Jika bayi bunda berkulit gelap, maka warnanya akan hitam kemerahan. Sedangkan yang berkulit terang akan berwarna putih merona merah. Bayi tidak sehat kulitnya berwarna kuning, yang bisa jadi disebabkan kekurangan ASI, kurang sinar matahari, atau terkena penyakit kuning.
Ø  Pernapasannya teratur
Rongga dada dan perutnya terlihat bergerak saat bernapas. Bayi tidak terlihat tersengal-sengal atau bernapas cepat dan pendek-pendek.
Ø  Lengan dan tungkainya bergerak aktif
Kaki dan tangan bayi bergerak lincah. Sendi siku dan lutut dapat menekuk sempurna, demikian pula dengan pergelangan tangan dan kakinya. Si kecil pun mulai bisa membuka dan menutup kepalan tangannya.
Ø  Warna urin dan feses bayi
Warna urin bayi sehat adalah bening atau sedikit kekuningan. Jika berwarna kuning pekat, kuning kemerahan, atau bahkan merah, bunda perlu waspada dan sebaiknya hubungi tenaga medis terdekat.
Sedangkan warna feses bayi pertama adalah hitam, kemudian kehijauan sampai usia 7 hari. Setelah itu, bayi yang cukup ASI akan mengeluarkan feses warna kuning mustard (kuning cerah). Warna kuning muda, kuning gelap, atau kuning kehijauan masih bisa dianggap normal, asalkan tidak berlanjut dalam waktu lama. Jika feses berwarna putih, ini merupakan tanda bahaya dan bunda wajib segera menghubungi dokter.
Ø  Warna mata bayi
Warna mata bayi di luar lingkaran kornea adalah putih jernih atau putih kebiruan. Jika berwarna kuning, bayi bunda menunjukkan tanda tidak normal.
Ø  Bayi menyukai warna, gerakan, dan suara
Penglihatan bayi baru lahir sangat buruk. Namun, mendekati usia 1 bulan, penglihatannya akan semakin membaik. Si kecil akan menyukai warna-warna terang, membaca ekspresi orang-orang dewasa yang menimangnya, dan mengenali suara yang akrab dengannya. Setelah usia 3 bulan, bayi bahkan bisa menoleh jika dipanggil namanya.
Ø  Melakukan kontak mata
Kontak mata dapat terjadi menjelang usia satu bulan. Penglihatan bayi yang mulai tajam akan membuatnya melihat lebih jelas dan fokus. Jika melakukan kontak mata dengan bayi bunda, jangan lupa tersenyum. Si kecil nanti akan membalas senyum bunda dengan lucunya.
Ø  Jarang menangis dan tidur teratur
Bayi yang sehat akan jarang menangis, kecuali jika merasa tidak nyaman. Pola tidurnya pun mulai teratur, nyenyak, dan lama.
Ø  Dapat menyangga tubuhnya sendiri
Mulai usia 3 bulan, bayi sudah bisa menyangga beberapa bagian tubuhnya sendiri, seperti menegakkan kepala. Bayi juga akan belajar tengkurap, duduk, dan merangkak, meskipun pada tahap ini, kecepatan perkembangan bayi berbeda satu dengan yang lain.
http://beritasehat.co.id/kesehatan-ibu-dan-bayi/bunda-ketahui-12-ciri-ciri-bayi-sehat-dan-normal-berikut-ini/