Selasa, 12 Januari 2021

Aqiqah dan Qurban

Filled under:

Menyembelih hewan dalam acara-acara penting sudah sering dilakukan dalam masyarakat tujuan utamanya adalah sebagai rasa syukur kepada Allah. dalam hal ini mari kita bahas mengenai Aqiqah dan Qurban yang mana keduanya ibadah dengan melakukan penyembelihan hewan terdapat perbedaan dalam melakukan ibadah tersebut. Aqiqah hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan sebagaimana hadist dari Nabi Muhammad SAW " Anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur rambut kepalanya" (HR. Tirmidzi), Qurban sendiri disyariatkan sebagai peringatan akan ketaatan Nabi Ibrahim AS atas perintah menyembelih anaknya sendiri Ismail AS, ketentuan qurban lalu disyariatkan kembali kepada umat Nabi Muhammad SAW hukumnya pun sunnah muakkad, perintah berqurban juga tertuang dalam surah Al Kautsar.

Dalam aqiqah dan qurban disyariatkan menyembelih hewan tetapi tidak semua hewan qurban boleh dijadikan untuk aqiqah, dalam qurban yang disyariatkan adalah kambing, sapi, domba, unta, dan kerbau.sedangkan dalam aqiqah sendiri untuk hewan yang disyariatkan adalah kambing.

Bolehkah qurban sebelum aqiqah ? waktu yang dilakukan dalam qurban maupun aqiqah pun berbeda dalam Qurban dilakukan setahun sekali pada tanggal 10,11,12,13 Dzulhijjah sedangkan pada aqiqah dianjurkan dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran. lantas mana yang harus didahulukan dalam pelaksanaan apakah qurban atau aqiqah? ada sebagian pendapat menyatakan bahwa mana yang didahulukan yakni dilihat dari momentum dan situasinya apabila sudah memasuki bulan Dzulhijjah dan hari tasyrik maka diutamakan untuk mendahulukan Qurban.


Aqiqah dan Kurban